Saat ini bermunculan cukup banyak perusahaan MLM, yang salahsatunya adalah bisnis MLM paytren dari uztads yusuf mansyur. Namun demikian juga cukup banyak Orang yang Anti dengan jenis bisnis seperti MLM ini. Jangankan menjalankannya, untuk mendengar kata MLM saja mereka sudah menjauh dan tidak ingin mendengar-nya. Namun disisi lain, mereka yang sudah mempelajari dan memahami bisnis MLM itu seperti apa yang sebenarnya, biasanya orang-orang ini justru sangat menikmatinya.

Kalau yang penulis ketahui, jika dilihat dari segi sistem usahanya, jenis bisnis MLM ini sebenarnya cukup bagus. Yang membuat bisnis ini terlihat menakutkan karena ada beberapa bisnis MLM memang terasa cukup memberatkan karena adanya tutup poin, yaitu adanya keharusan seseorang untuk berbelanja. Dan jika tidak berbelanja biasanya akan ada sangsi gitu.

Untuk itulah memang diperlukan kemauan Anda untuk melihat dan mempelajari terlebihdahulu sistem yang digunakan pada bisnis MLM yang mungkin ditawarkan seseorang kepada Anda.

Adapun bisnis paytren itu sendiri menurut pengelola paytren dan pendirinya yaitu uztads yusuf mansyur memang benar adalah termasuk bisnis MLM, tetapi menurut mereka sistem yang mereka gunakan adalah sistem MLM syariah, dan bukan jenis MLM yang merugikan seperti sistem model Piramida.

Menurut informasi yang penulis peroleh, PayTren katanya sudah melalui kajian dan evaluasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Dewan Syariah Nasional (DSN).

Hukum PayTren Dalam Islam

Walaupun pihak paytren meng-klaim bahwa bisnis MLM mereka tergolong jenis bisnis MLM syariah, tetapi ada cukup banyak juga yang menanggap-nya tidak seperti itu dan menggolongkannya sebagai bisnis yang tidak memenuhi unsur syariah dan termasuk dilarang dalam islam.

Menurut salahsatu media islam disebutkan bahwa ketika multi level marketing semakin semarak, banyak ulama mempermasalahkan-nya. Hal ini karena sebagian besar MLM hanya menitik beratkan pada perolehan downline (member) dan tidak mementingkan produk. Karena itulah, dalam MLM yang menerapkan sistem ini, member yang bisa mendatangkan banyak downline namun sedikit membeli produk, dinilai lebih produktif dibadingkan member yang banyak membeli produk, namun tidak memiliki downline. Ukuran produktifitas downline tidak diukur dari banyaknya belanja produk, tapi dari kemampuan dia bisa menarik downline.

Silahkan baca ulasan lengkapnya disini →

Lalu mengapa ustadz Yusuf Mansur menerapkan bisnis PayTren dengan Sistem multilevel marketing atau MLM? Supaya anda punya gambarannya, mungkin bisa disimak dulu video ceramah dari ustadz Yusuf Mansur diatas supaya Anda bisa memahami yang sebenarnya. Juga penulis coba tampilkan video lainnya sebagai bahan perbandingan.

Apa Itu Pemasaran Berjenjang?

Jika ingin mencari dan mempelajari lebih lanut tentang Pemasaran berjenjang, Anda bisa mencarinya Disini

Berdasarkan referensi dari wikipedia disebutkan Pemasaran berjenjang (bahasa Inggris: Multi-level marketing; MLM) adalah strategi pemasaran di mana tenaga penjual (sales) tidak hanya mendapatkan kompensasi atas penjualan yang mereka hasilkan, tetapi juga atas hasil penjualan sales lain yang mereka rekrut. Tenaga penjual yang direkrut tersebut dikenal dengan anggota "downline". Istilah lain yang digunakan untuk MLM adalah penjualan piramida, pemasaran jaringan, dan pemasaran berantai.

Menurut Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat, beberapa perusahaan yang menggunakan sistem pemasaran berjenjang telah mengeksploitasi anggota jaringan mereka dan tidak sesuai dengan skema piramida.Pada umumnya, tenaga penjual menjual produk perusahaan secara langsung kepada konsumen yang merupakan orang terdekat atau melalui pemasaran dari mulut-ke-mulut. Beberapa pihak menggunakan istilah penjualan langsung sebagai sinonim untuk MLM, meskipun pada kenyataannya MLM hanyalah salah satu bentuk dari penjualan langsung.Perusahaan yang menggunakan model MLM untuk menjual produk mereka seringkali menjadi sasaran kritik dan tuntutan hukum.

Kritik terutama sekali ditujukan pada kegiatannya yang menyalahgunakan atau tidak sesuai dengan skema piramida, penetapan harga produk, biaya masuk awal yang tinggi, lebih mementingkan perekrutan anggota baru ketimbang penjualan produk, pemaksaan anggota baru untuk membeli dan menggunakan produk perusahaan, pemanfaatan hubungan pribadi sebagai target penjualan ataupun target perekrutan, skema pembagian kompensasi yang kompleks, antusiasme dan teknik berlebihan yang diterapkan untuk menjual atau merekrut anggota baru, serta metode perekrutan yang kebanyakan bersifat 'memperdaya'; hanya menjelaskan keuntungan tanpa menjelaskan kerugian bergabung dengan MLM kepada anggota baru.



Bagaimana Dengan Skema Piramida?

Jika ingin mencari dan mempelajari lebih lanut tentang Skema piramida, Anda bisa mencarinya Disini

Pada referensi lainnya di wikipedia, Skema piramida adalah sebuah model bisnis yang merekrut anggotanya dengan menjanjikan pembayaran atau jasa apabila mereka berhasil merekrut orang lain untuk bergabung dengan skema ini. Seiring bertambahnya jumlah orang yang direkrut, perekrutan tidak lagi dapat dilakukan dan sebagian besar anggotanya tidak dapat memperoleh keuntungan; maka dari itu, skema piramida tidak dapat dilanjutkan terus menerus dan dianggap ilegal di beberapa negara. Skema piramida sudah ada paling tidak selama satu abad dengan nama yang berbeda-beda.

Beberapa perencanaan pemasaran berjenjang telah dianggap sebagai salah satu contoh skema piramida.

Dapatkan Penjualan Dari Instagram Marketing
Kunjungi: Via Website

Saat ini pengguna instagram di indonesia, merupakan salahsatu negara pengguna terbesar di dunia. Ini artinya, Instagram merupakan lahan basah untuk anda mencari pelanggan dan memperluas pasar produk/bisnis Anda. Pelajari cara pemasaran instagram yang tepat dari panduan khusus instagram marketing ini

Menjadikan Hobbi Anda Sumber Uang
Kunjungi: Via Website

Anda punya hobbi menulis, memasak, fans bola, pencinta K-Pop, facebookan, traveling, atau yang lainnya? Pelajari bagaimana mengubah hobi Anda tersebut menjadi sumber uang dengan cara yang cepat dan mudah untuk merealisasikannya.

Ingin Punya Kantor Kedua?
Kunjungi: Via Website

Gabung di komunitas kantor kedua kami, tempat rekan-rekan yang ingin punya backup penghasilan dengan waktu kerja yang bisa bapak/ibu sesuaikan.

Ads By: Showroom Kampungbisnis